#Selamat Datang di Blog Resmi MGMP IPA SMP/ MTs Kota Pekalongan.#Kami segenap pengurus MGMP IPA Kota Pekalongan mengucapkan "Taqobalallah mina wa minkum Shiyamana wa shiyaminkum Sholekhah Al-a'mal" Semoga Allah menerima ibadah puasa kita dan segala amal baik kita. Mohon Ma'af Lahir dan Batin#Selamat Hari Raya I'edul Fitri 1 Syawal 1437H

MGMP IPA SMP/MTs KOTA PEKALONGAN

Kaji Terap ke Pabrik Yakult Cicurug Sukabumi.

MGMP IPA SMP/MTs KOTA PEKALONGAN

Kaji Terap ke Sundial Bumi Parahiangan Bandung.

MGMP IPA SMP/MTs KOTA PEKALONGAN

Menikmati Indahnya Kawah Putih Ciwide Kabupaten Bandung.

MGMP IPA SMP/MTs KOTA PEKALONGAN

Bercanda-ria di Pantai Krakal Jogjakarta

MGMP IPA SMP/MTs KOTA PEKALONGAN

Kunjungan ke Batan Jogjakarta 2012

Selasa, 23 April 2013

Ramalan Nikola Tesla Mengenai Abad Ke-21

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم


Hidup Nikola Tesla, ilmuwan jenius keturunan Serbia, ber-akhir tragis. Dia meninggal dalam kondisi sangat miskin dengan utang bertumpuk di sebuah hotel di Kota New York, Amerika Serikat, pada Januari 1943. Padahal karya-karya jenius Tesla layak disanding-kan dengan karya-karya Thomas Alva Edison.
Selain penelitiannya mengenai listrik nirkabel, Tesla punya predik-si yang lumayan akurat mengenai tren abad ke-21. Ramalan-ramalan Tesla ini termuat dalam wawancara-nya di majalah Libertypada 9 Febru-ari 1935. Kala itu, suasana politik dunia sedang panas-panasnya men-jelang Perang Dunia II.
Namun Tesla meramal, pada masa mendatang, negara-negara paling maju di dunia akan lebih banyak membelanjakan duitnya untuk mem-biayai riset ilmu pengetahuan ketim-bang membuat senjata-senjata pembunuh. 
“Hari ini mereka membelanjakan sebagian besar uangnya untuk perang dan hanya menyisakan sedikit untuk pendidikan. Tapi, pada abad ke-21, kondisi itu bakal berbalik,” Tesla meramal. “Penemuan ilmiah bakal lebih penting ketimbang sengkarut diplomatik. Bahkan media-media bakal menjadikan penemuan-pene-muan itu sebagai berita penting. Mereka akan menaruh berita poli-tik dan kriminal di halaman belakang dan menempatkan penemuan ilmiah di halaman muka.” 
Menurut Tesla, pada abad ke-21, orang-orang bakal makan lebih sehat dan volumenya lebih sedikit. “Saat ini orang lebih banyak mati karena air yang tercemar ketimbang akibat tembakau, kopi, dan obat penambah gairah. Tapi aku percaya, pada abad mendatang, tembakau, kopi, dan teh tak akan menjadi gaya hidup. Ber-narr Macfadden sudah menunjuk-kan cara membuat makanan enak dari bahan-bahan alami dan madu. Aku yakin makanan yang sekarang disajikan di restoran-restoran murah itu bakal menjadi hidangan utama di restoran paling cerdas pada abad ke-21.” 
Jauh sebelum robot dikenal, Tesla memperkirakan pada abad ini fungsi robot bakal semakin penting. “Pada abad ke-21, robot akan mengam-bil alih tugas yang dikerjakan para buruh budak pada abad-abad lalu,” kata Tesla. SP | SMITHSONIAN

Kamis, 18 April 2013

Bajak Truk Kontainer & Bawa Senjata Tajam, Belasan Pelajar Diamankan

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم


Prins David Saut - detikNews

Jakarta - Perayaan berakhirnya ujian nasional (UN) ternyata dilakukan oleh belasan pelajar di Penjaringan, Jakut dengan tindakan negatif. Selain corat-coret seragam dan membajak truk kontainer, mereka juga kedapatan membawa senjata tajam.

"Mereka kita berhentikan saat berkonvoi naik sepeda motor dan menyetop lalu naik di atas truk kontainer," kata Kapolsek Penjaringan AKBP Aries Syahbudin saat dihubungi, Kamis (18/4/2013).

Dengan pakaian seragam yang penuh coretan ternyata belasan pelajar ini sebagian membawa senjata tajam di tas mereka. Aksi konvoi mereka juga meresahkan para pengguna jalan lainnya, selain membuat kemacetan.

"Razia ini kita libatkan guru, untuk meminimalisir terjadinya tawuran antar pelajar. Kita sendiri memeriksa saat mereka bubar dan berkumpul di tengah jalan," ujar Aries.

Belasan pelajar yang diamankan ini didapat dari kawasan Jalan Bakti, Jalan Pluit Raya, Jalan Gedong Panjang, dan Jalan Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara. Polisi lalu mendata belasan pelajar tersebut dan akan memproses pelajar membawa senjata tajam.

"Kita masih melakukan pemeriksaan. Bagi mereka yang jelas-jelas bawa sajam akan kita proses sesuai hukum yang berlaku," tutup Aries.

Selasa, 16 April 2013

Harapan Lulus ujian Setipis Lembar Jawaban

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

agung Pambudhy (detikcom)
"Habis, lembar jawabannya tipis gitu. Ngehapusjawaban salah kan jadi lama, takut bolong atau sobek," Yoga Setiawan, pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Semarang, Jawa Tengah, waswas dengan nilai ujian nasional yang dihadapinya. Kekhawatiran Yoga bukan pada sulitnya soal ujian, melainkan pada lembar jawaban yang terlalu tipis. "Habis, lembar jawabannya tipis gitu. Ngehapusjawaban salah kan jadi lama, takut bolong atau sobek," katanya setelah melaksanakan ujian nasional bahasa Indonesia kemarin. Yoga mengaku tidak kha-watir dengan soal yang diberikan. Dia mengatakan soal-soal itu tak jauh ber-beda dengan latihan yang dilakukan sebelum ujian. Tipisnya kertas lembar jawa-banlah yang justru mem-buatnya tertekan. "Yang jelas, tadi pagi menegang-kan banget. Apalagi selesai ngerjainsoalnya tepat sebelum 5 menit bel selesai ber-bunyi," katanya.
Yoga tak ingin belajar keras-nya selama ini untuk meng-hadapi ujian menjadi sia-sia karena kualitas kertas lem-bar jawaban yang buruk. Dia khawatir lembar jawaban itu tak bisa dipindai dengan baik karena kurang bersih ketika dia menghapus jawaban yang salah. “Semoga bisa lulus, amin,” katanya.
Kualitas kertas lembar jawaban yang tipis ternya-ta banyak dikeluhkan siswa lainnya. Keluhan itu sampai ke Kementerian Pendidik-an dan Kebudayaan. Anggo-ta Badan Standar Nasional Pendidikan Kementerian Pendidikan, Teuku Ramli Zakaria, meminta para siswa tak khawatir dengan lembar jawaban itu. Dia mengata-kan lembar itu akan dipindai secara khusus.
"Ada laporan lembar jawaban kurang baik dan, ketika menghapus jawaban yang salah, kertas menjadi bolong. Kalau ada lembar jawaban seperti ini, nanti akan dipindai khusus oleh tim dari universitas," kata Teuku Ramli.
Sementara itu, Inspek-tur IV Inspektorat Jende-ral Kementerian Pendidikan Amin Priatna mengatakan pihaknya telah mempersi-apkan pelaksanaan ujian nasional dengan optimal. 
Belum ada laporan menge-nai kecurangan peser-ta ujian nasional pada hari pertama. Amin mengakui adanya keluhan mengenai lembar jawaban ujian nasio-nal. "Kami sudah all out melakukan persiapan, tapi ya kita harus maklumlah. Jika lembar jawaban kuali-tasnya hanya satu-dua yang jelek, ya wajarlah," katanya.
indra Subagja