#Selamat Datang di Blog Resmi MGMP IPA SMP/ MTs Kota Pekalongan.#Kami segenap pengurus MGMP IPA Kota Pekalongan mengucapkan "Taqobalallah mina wa minkum Shiyamana wa shiyaminkum Sholekhah Al-a'mal" Semoga Allah menerima ibadah puasa kita dan segala amal baik kita. Mohon Ma'af Lahir dan Batin#Selamat Hari Raya I'edul Fitri 1 Syawal 1437H

MGMP IPA SMP/MTs KOTA PEKALONGAN

Kaji Terap ke Pabrik Yakult Cicurug Sukabumi.

MGMP IPA SMP/MTs KOTA PEKALONGAN

Kaji Terap ke Sundial Bumi Parahiangan Bandung.

MGMP IPA SMP/MTs KOTA PEKALONGAN

Menikmati Indahnya Kawah Putih Ciwide Kabupaten Bandung.

MGMP IPA SMP/MTs KOTA PEKALONGAN

Bercanda-ria di Pantai Krakal Jogjakarta

MGMP IPA SMP/MTs KOTA PEKALONGAN

Kunjungan ke Batan Jogjakarta 2012

Tampilkan postingan dengan label SERBA-SERBI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SERBA-SERBI. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 Januari 2016

Bikin Kincir Angin untuk Menggerakkan Pompa Air

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Terobosan Warga Kandang Panjang Pekalongan Utara dalam Mengatasi Banjir dan Rob
BANJIR dan rob, masih menjadi persoalan serius yang selalu melanda sejumlah wilayah di Kota Pekalongan. Namun, warga di kawasan Perumahan Swadaya Asri 1, atau yang dikenal pula sebagai Kampung Pesona Swadaya Greenland, punya cara tersendiri untuk menjadikan banjir dan rob itu sebagai sebuah tantangan. Bahkan, mereka bisa mengambil berkah dan banjir dan rob yang selalu menggenangi lingkungan mereka. Mereka berupaya keras agar permasalahan banjir dan rob itu teratasi. Akhirnya muncul sebuah kreativitas.
Salah satunya, inisiatif membuat kincir angin pengendali rob. Kincir angin ini menjadi alternatif berbiaya murah dan ramah lingkungan, untuk menggantikan alkon atau pompa penyedot air berbahan bakar minyak yang biaya operasionalnya cukup memberatkan warga.
Pantauan Radar Pekalongan, Kamis (21/1), kincir angin pengendali rob ini masih setengah jadi. Lokasi pembangunannya berada di daerah lapangan, sehingga terpaan angin cukup kencang, karena tidak terhalang bangunan ataupun pohon.
Terlihat, onstruksi beton untuk kincir angin itu telah dibangun di atas saluran drainase berbentuk parit yang sudah terbangun sebelumnya. Parit itu mengalirkan air dari permukiman menuju ke saluran drainase yang lebih besar, hingga berakhir di laut. Sedangkan baling-baling belum terpasang lantaran masih proses pengerjaan di bengkel.
Koordinator Komunitas Pesona Swadaya Hijau (Sebuah komunitas yang bergeraj di bidang lingkungan), Agus Dartam, menjelaskan nantinya kincir angin tersebut akan dibuat setinggi 6,5 meter, dengan penampang konstruksi beton selebar empat meter. Adapun panjang bentangan bilah baling-baling mencapai lima meter.
Diharapkan, sekitar satu bulan lagi kincir angin tersebut sudah bisa dioperasikan. “Pekerjaan saat ini sudah sekitar 60 persen. Saat ini masih menunggu konstruksi betonnya biar matang dulu. Disamping itu masih menunggu penyelesaian baling-baling yang sedang dikerjakan oleh bengkel, serta perbaikan – perbaikan desain,” jelas pria yang juga Ketua RT 5 RW 11 kelurahan Kandang Panjang ini.
Agus menjelaskan, gambaran pengoperasian kincir angin pengendali rob itu hampir sama dengan kincir angin yang digunakan para petani garam di sejumlah daerah, seperti di Juwana dan Jepara. “Di sana dengan hanya pakai bahan sederhana, pakai kayu, ambu, dan sebagainya, sudah bisa jalan. Maka kita berpikir, kenapa hal yang sama tidak kita terapkan di sini,” ungkapnya.
Apalagi, wilayah sekitar Kandang Panjang punya potensi embusan angin cukup bagus. “Kita perhitungkan embusan angin ini kuat untuk menggerakkan bilah kincir angin ini, kemudian putaran dari kincir, tersebut akan menggerakan pompa. Sehingga bisa mengalirkan air ke saluran pembuangan,” katanya.
Sebelumnya, warga biasa memakai mesin pompa berbahan bakar minyak untuk memompa genangan banjir dan rob. Pompa air atau alkon tersebut memang cukup efektif mengurangi genangan. Namun, biaya operasionalnya cukup tinggi. “Selama ini untuk mengatasi banjir dan rob masih pakai langkah peninggian dan pemasangan pompa air. Kalau dipikir meski pompa air tersebut efektif tetapi biayanya luar biasa. Awalnya sih murah. Tetapi operasionalnya membebani masyarakat. Maka dengan keberadaan pompa yang digerakkan oleh kincir angin ini diharapkan bisa menghemat tenaga dan uang. Tak perlu menggunakan tenaga manusia maupun pompa berbahan bakar minyak ataupun listrik lagi,” tuturnya.
Agus membeberkan bahwa kincir angin tersebut dirancang oleh tim teknis dari Fasilitatator Kelurahan (Faskel) Pemberdayaan PLBK bersama warga setempat, dengan memberdayakan masyarakat setempat. Cara kerja pompa air berpenggerak kincir angin itu menurutnya sama dengan pompa air jenis pompadragon yang digerakkan secara manual menggunakan tangan.
Pada kincir angin ini, putaran baling-baling akan menggerakan sistem pompa di bawahnya. Pompa tersebut akan menyedot air atau genangan banjir dan rob dari permukiman yang dialirkan melalui saluran. “Air dari permukiman itu dialirkan ke saluran pembuangan menuju ke laut,” bebernya.
Ia menambahkan, rencananya kincir angin itu akan dilengkapi gardan, berikut sirip di bagian ekor baling-baling. Adanya gardan dan ekor bersirip ini, maka kincir tersebut bisa bergerak bebas ke segala penjuru untuk menyesuaikan arah angin. “Apakah itu angin dari arah laut, dari darat, angin timur, atau barat, bisa memutar bilah kincir,” terangnya.

REPLIKASI PLPBK
Lebih jauh Agus Dartam membeberkan bahwa biaya pembuatan kincir angin pengendali rob itu sekitar Rp 34 juta dari APBD Kota Pekalongan tahun 2014 untuk Replikasi Program Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas (PLPBK).
Penerima dana Replikasi PLPBK tersebut merupakan kelurahan dengan kinerja Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) paling baik di masing-masing kecamatan. Salah satu yang menerima reward adalah BKM Daya Guna Kelurahan Kandang Panjang Kecamatan Pekalongan Utara. “Sebagian dananya kita realisasikan untuk pembangunan kincir angin ini,” katanya. Agus menerangkan, kincir angin yang sementara ini baru dibangun satu unit. Nantinya bisa mengurangi genangan banjir dan rob di wilayah RT 5, RT 4, dan RT 6 Kelurahan Kandang Panjang. “Sementara hanya bisa untuk kawasan ini dulu,” ujarnya.
Andaikata nantinya kincir angin itu berhasil dan ternyata cukup efektif, maka tak menutup kemungkinan akan direplikasi untuk dibangun dikawasan – kawasan lain di kota batik. “Mungkin ke depan akan di tambah jumlahnya, dengan cakupan lebih luas lagi.misalnya di daerah Kandang Panjang ini, idealnya sedikitnya ada empat unit kincir an gin semacam ini,” tuturnya.
Bahkan, dalam perkembangan mendatang, setelah melalui berbagai evaluasi, tak menutup kemungkinan kincir angin itu tak hanya berfungsi untuk mengurangi banjir dan rob. Tetapi bisa dikembangkan untuk pembangkit listrik tenaga bayu atau tenaga angin. “Tapiitu tentunya perlu perhitungan lebih matang lagi. Yang penting, sementara ini harpannya kincir angin ini bisa berfungsi optimal untuk mengurangi banjir dan rob di wilayah ini,” pungkasnya. (*)

(SUMBER : RADAR PEKALONGAN, 22-01-2016)

Sabtu, 05 Oktober 2013

Sulistiyo Terpilih Menjadi Pengurus Organisasi Profesi Guru Dunia.

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

MEDIACENTER - Ketua Umum PB PGRI, Sulistiyo terpilih menjadi committee member organisasi guru dunia (EI) wilayah Asia. Pasific Periode. 2013-2017 pada Konferensi Regional ke-7 Education International yang diadakan pada tanggal 18 s.d. 20 Sept 2013 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Hasil pemilihan adalah Organisasi Guru India di posisi pertama, kedua Korea Selatan, ketiga Australia, keempat PGRI Indonesia, kelima Fiji, dan terakhir Philippine.
Konferensi dengan tema: "Quality Public Education; Building Asia Pacific's Social and Economic Future" ini dihadiri oleh 400 peserta yang berasal dari 63 organisasi guru dari 34 negara wilayah asia pasific.

Selain pemilihan pengurus, agenda lainnya adalah laporan pengurus periode 2008-2013, laporan perkembangan pendidikan dan kualitas guru di Asia Tengah, Asia Timur, Pacific, Asia Selatan, dan Asia Tenggara, dan sesi workshop.

Sabtu, 24 Agustus 2013

DAFTAR BEBERAPA PRODUK MAKANAN HARAM ATAU DIRAGUKAN KEHALALANNYA BERDASARKAN SYARIAT ISLAM

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Saat ini, di pasaran banyak beredar produk (dan bahan baku penyusun) makanan, obat, kosmetika yang diragukan kehalalannya menurut syariat Islam. Apabila mengacu pada beberapa ayat dalam Kitab Suci Al Qur’an (QS. 2 : 219, 2 : 172-173, 5 : 3, 5 : 90, dll) dan Hadis Nabi SAW, maka beberapa di antaranya dipastikan jelas-jelas haram.
Beberapa produk dan atau bahan baku (ingredient) penyusun produk makanan, obat, dan kosmetika tersebut di antaranya adalah :
1. Ang ciu
Ang ciu sering sekali dipakai dalam mengolah Sea Food (masakan ikan), Chinese Food (masakan Cina), Japanese Food (masakan Jepang), Bakmi ikan, Bakso ikan, dll. Ang ciu ini bermanfaat untuk menghilangkan bau amis pada masakan ikan sekaligus mampu mempertahankan aroma ikannya. Istilah dalam bahasa Inggris untuk ang ciu ini bermakna Red Wine dan dalam bahasa Indonesia berarti anggur merah/arak merah. Oleh karena merupakan arak (wine), maka dipastikan ang ciu ini haram dikonsumsi oleh orang Islam. Produk lain yang memiliki fungsi mirip ang ciu adalah arak putih (peng ciu), arak mie, arak gentong, sake, mirin, sari tape, dll. Semua jenis arak ini diharamkan krn memiliki sifat khamr (memabukkan).

2. Emulsifier/stabilizer : E470, E471, E472, E473, E474, dan E475
Emulsifier banyak jenisnya. Yang cukup terkenal dan sering dipakai adalah Lesitin dan beberapa produk lain yg menggunakan kode awalan E (E-numbers; Exxx). Telah diketahui oleh banyak ilmuwan di bidang pangan, bahwa E470-E475 adalah emulsifier & stabilizer turunan ASAM LEMAK. Karena mereka adalah turunan asam lemak, maka status kehalalannya tergantung asal lemak yang dipakai. Apabila berasal dari lemak nabati (tanaman), maka ia HALAL dimakan. Namun, jika ia berasal dari lemak babi atau lemak hewan halal yg tidak disembelih secara syar'i, maka statusnya HARAM dikonsumsi. Kandungan bahan haram (senyawa turunan babi) pada emulsifier/stabilizer bisa pula dicek menggunakan berbagai perangkat analisis kimia, seperti : Polymerase Chain Reaction (PCR), Gas Chromatography - Mass Spectrum (GC MS), Fourier Transform Infra Red (FTIR), dll. perangkat-perangkat analisis tsb cukup efektif dalam mendeteksi kandungan babi dalam suatu bahan. Hampir dapat dipastikan apabila suatu bahan makanan mengandung babi, maka tidak akan dapat lolos karena yang dideteksi adalah DNA babi. Catatan : apabila sebuah produk makanan/minuman/bumbu masakan menggunakan emulsifier dgn kode E470-475, namun telah disertifakasi halal oleh auditor halal LPPOM MUI, maka telah dipastikan bahwa emulsifier yg bersangkutan adalah berasal dari bahan halal.

3. Lesitin
Lesitin merupakan salah satu bahan pengemulsi makanan. Bahan ini dapat berasal dari bahan nabati (tumbuhan) dan dapat pula dari bahan hewani. Bahan nabati yang paling sering dipakai dan disukai karena kualitasnya adalah kedelai, sehingga digunakan istilah Soy Lechitine atau Soya Lecithin (Soja Lecithin). Bahan hewani yang paling sering dipergunakan adalah dari babi. Di samping karena kualitasnya yang paling baik, juga karena harganya relatif murah.
Hasil produk makanan yang menggunakan lesitin babi sangat bagus, rasanya gurih, nikmat, teksturnya lembut/lunak, dll. Oleh karena teknologi makanan (bakery, dll) sudah sedemikian maju, maka apabila lesitin yang dipakai oleh suatu perusahaan berasal dari kedelai, maka mereka tidak akan mau ambil resiko produknya tidak akan laku dijual (dihindari konsumen muslim dan para vegeterian). Untuk itu, apabila mereka menggunakan kedelai, maka akan langsung mencantumkan identitas ‘kedelai’ untuk mendampingi lesitin. Sehingga berhati-hatilah bila kita menjumpai suatu produk yang hanya ditulis ‘lesitin’ saja, tanpa embel-embel soja, soy, atau soya, karena bisa jadi lesitin tersebut berasal dari babi. Status hukum lesitin kedelai adalah halal. Lesitin babi dan lesitin dari hewan halal yg tidak disembelih secara syar'i hukumnya HARAM.

4. Rhum
Rhum adalah salah satu cairan beralkohol yang sering dipakai dalam proses pembuatan roti (bakery). Roti black forest, sus fla, dan taart sering menggunakan rhum. Oleh karena mengandung ethanol (ethyl alcohol) minimal 38-40% dan memiliki sifat memabukkan (bila dikonsumsi dalam jumlah banyak), maka rhum ini dikategorikan sbg khamr. Jenis rhum yang paling sering dipergunakan adalah rhum semprot dan rhum oles (contohnya : Toffieco, Jamaica, dll). Di toko bahan roti, nama rhum ini sedemikian harum, seharum baunya yang menyengat, sebagaimana umumnya bahan lain yang berasal dari alkohol. Oleh karena termasuk dalam kategori khamr, maka umat Islam dilarang menggunakan rhum ini.

5. Lard
Lard adalah istilah khusus dalam bidang peternakan untuk menyebut lemak babi (istilah khusus untuk lemak sapi adalah thallow). Bahan ini serig sekali dimanfaatkan dalam proses pembuatan kue/roti karena mampu membuat roti/kue menjadi lezat, nikmat, renyah, lentur, dll. Oleh karena merupakan bahan yang berasal dari babi, maka secara otomatis Lard ini dihukumi haram. Hati-hati bila membeli roti di toko roti yg tidak memiliki Sertifikat Halal. Bisa jadi bau harum semerbak roti yg sedap juga merupakan efek yg diharapkan dari penggunaan LARD.
Catatan : beberapa tahun yg lalu, salam seorang dosen senior di Fak. Peternakan UGM pernah menemukan tulisan Lard dengan huruf Arab pada sebuah produk makanan di Australia. Meskipun ditulis dengan huruf Arab, tetap saja Lard HARAM hukumnya.

6. Kuas Bulu Putih (Bristle)
BPS melaporkan bahwa pada periode Januari – Juni 2001, Indonesia mengimpor “Boar Bristle dan Pig/Boar Hair” sejumlah 282,983 ton atau senilai USD 1.713.309. Apa yang menarik?
Sekadar tahu, Anping adalah perusahaan yang memiliki sejarah 400 tahun dalam memproses bristle dan bulu ekor hewan. Perusahaan ini merupakan pusat distribusi terbesar bulu ekor hewan di utara Cina. Disebutkan, sekitar 50.000 orang lebih yang bergabung dalam proses produksinya dan memiliki lebih dari 1.000 workshop yang menyebar di berbagai negara.
Kata kunci yang menunjukkan identitas kuas putih ini adalah tulisan Bristle pada gagang kuas, yang dalam Kamus Webster berarti Pig Hair (bulu babi).
Berdasarkan hasil survei Tim Jurnal Halal, maka untuk membedakan apakah bulu kuas yang kita pergunakan berasal dari bulu/rambut babi atau yang lain dilakukan dengan cara yang sangat mudah dan sederhana. Bulu binatang mengandung suatu protein yang disebut KERATIN. Keratin merupakan salah satu kelompok protein yang dikenal sebagai protein serat. Sebagaimana halnya protein, maka rambut/bulu yang mengandung keratin saat dibakar akan menimbulkan bau yang khas. Bau khas tersebut sama ketika kita mencium aroma daging yang dipanggang.
Sementara bila kuas itu terbuat dari ijuk, sabut, atau plastik, maka pasti tidak akan mengeluarkan aroma spesifik selain bau abu pembakaran. Ketika dibandingkan dengan sapu ijuk dibakar jelas sekali terdapat perbedaan bau yang sangat kentara. Karena terbuat dari bulu babi, maka kuas tersebut najis, sehingga bila dipergunakan untuk mengoles roti, maka roti tersebut terkena najis. Singkatnya, benda najis hukumnya haram dimakan.
Catatan : kuas najis ini ternyata juga banyak dipakai untuk mengoleskan bumbu pada JAGUNG BAKAR, pecel lele, ikan bakar, AYAM PANGGANG, barbeque, dll. 
7. Alkohol (dan derivatnya) dalam obat
Beberapa macam obat (influenza) yang tercatat menggunakan alkohol atau derivatnya (turunannya, seperti : ethanol, dll) adalah : Vicks, Vicks Formula 44, OBH, OBH Combi Plus, Woods, Benadryl, Actifed, serta Tonikum Bayer. Oleh karena Rasulullah SAW melarang penggunaan bahan haram pada obat, maka haram hukumnya mengkonsumsi obat yg tercemar khamr tsb.Catatan : saat ini telah ada beberapa produk obat flue cair yg telah memiliki sertifikat halal.

8. Urine dan Organ Dalam
Komisi Fatwa MUI Pusat mengeluarkan Fatwa Munas No. 2 Tgl. 30 Juli 2000 pada Munas VI – Majelis Ulama Indonesia Tahun 2000 di Jawa Barat bahwa urine, keringat, darah, dan organ tubuh yang telah keluar dari tubuh manusia haram dikonsumsi kembali. Selain itu, seluruh organ tubuh manusia haram dipakai dalam pembuatan makanan, obat, dan kosmetika.

9. Daging dan Jerohan Impor
Hati-hati ketika membeli produk daging beku di supermarket (mall, dll). Sebelum membeli daging, hendaklah kita tanyakan pada penjual (penjaga/pramuniaganya), dari manakah daging beku tersebut berasal. Pemerintah negara Switzerland tidak mengijinkan Syariat Islam maupun Yahudi dalam penyembelihan ternak diterapkan. Untuk itu, karena ternak (sapi, kambing, dll) tidak disembelih sebagaimana Syariat Islam, maka daging tersebut menjadi haram dimakan.
Lain hal dengan New Zealand (Selandia Baru). Di negara tersebut Syariat Islam dalam penyembelihan telah ditegakkan. Namun sayangnya, seringkali jerohannya tidak terawasi dengan baik dan sering bercampur dengan produk haram.

10. Cokelat Impor
Ketika kita mendapatkan oleh-oleh cokelat dari teman yang pulang dari luar negeri terkadang kita sering terlalu senang dan kurang berhati-hati. Tanpa membaca ingredients-nya (bahan baku), maka kita sering langsung menyantapnya. Tentunya bukan cokelatnya yang diharamkan! Akan tetapi, seringkali di beberapa negara di Eropa dan Amerika, produsen pembuat cokelat sering mencampurkan khamr, seperti : alcohol, ethanol, wine, Scotch, brandy, whiskey, spirits, dll. Padahal kesemuanya itu jelas termasuk dalam kelompok khamr yang diharamkan bagi umat Islam. Untuk itu, apabila kita temukan dalam daftar ingredients-nya ada bahan yang haram, maka selaku umat Islam yang taat pada Syariat Islam, maka makanan tersebut harus kita tinggalkan (tidak kita santap).

11. Plasenta Dalam Kosmetik
Kosmetik La-Tulipe produksi (PT. Rembaka – Sidoarjo, Jawa Timur), Musk by Alyssa Ashley, St Yves, dan Snow White Lily PERNAH dilaporkan oleh Majalah Jurnal Halal (sktr tahun 2004) menggunakan plasenta manusia. Plasenta (organ dalam) manusia HARAM dipergunakan sebagai bahan kosmetika (lihat Bab Urine dan Organ Dalam). Dalam Munas ke-4 tahun 2000, Komisi Fatwa MUI telah mengeluarkan fatwa mengenai keharaman penggunaan kembali organ tubuh yg telah keluar dari tubuh manusia. Oleh karena itu, placenta, amniotic liquid (air ketuban), collagen (kolagen) yg berasal dari tubuh manusia HARAM dipakai dalam kosmetik maupun obat.
Catatan : Thn 2009 yg lalu, PT. Rembaka mengganti plasenta manusia dgn fito-plasenta (plasenta tanaman), sehingga La Tulipe sekarang telah mendapatkan Sertifikat Halal dari LPPOM MUI Prop. Jawa Timur.
Penulis :
Nanung Danar Dono
Dosen Fakultas Peternakan UGM Yogyakarta
PhD student di College of Medical, Veterinary, dan Life Sciences, Univ. Glasgow, Scotland UK

Sabtu, 15 Juni 2013

Jauhilah tujuh perkara yang membinasakan

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Dari Abu Hurairah r.a : Rasulullah saw bersabda, “Jauhilah tujuh perkara yang membinasakan :

(1) Mempersekutukan Allah 

(2) Sihir 

(3) Membunuh orang yang telah dilarang membunuhnya, kecuali kerana alas an yang dibenarkan Allah (seperti qisas) 

(4) Memakan harta anak yatim

(5) Memakan riba

(6) Lari dari medan pertempuran

(7) Menuduh wanita mukminah yang baik dan tahu memelihara diri, berbuat jahat (zina).” (0069)

Kamis, 25 April 2013

Tebus Kesalahan, Arnoud Buat Film Nabi Muhammad

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Mantan politisi Partai untuk Kebebasan PVV Belanda yang ikut membuat film hina Islam, "Fitna", Arnoud Van Doorn mengungkap rencananya untuk memproduksi film internasional tentang Nabi Muhammad dan Islam. Untuk "membayar" kerugian yang ia akibatkan sebelumnya.
"Aku akan memperbaiki kesalahan yang pernah aku lakukan pada Islam dan Rasulullah dalam film 'Fitna'," kata Arnoud yang menjadi mualaf bulan lalu dalam wawancara eksklusif dengan Saudi Gazette, seperti dilansir Al Arabiya (23/4/2013).
Sabtu lalu Arnoud mengunjungi makam Nabi Muhammad di Masjid Nabawi di Madinah, dan meminta maaf karena menjadi bagian dari film yang mendeskriditkan Islam.
Ia menyesali perbuatannya itu, yang dilakukan bersama petinggi partai yang dipimpin Geert Wilders. "Ini saatnya untuk menutup buku. Aku benar-benar tak ingin mengingatnya," kata dia. "Film yang memicu reaksi luas merupakan langkah yang teramat salah dari pihak kami. Karena mengandung banyak informasi yang menyesatkan dan tidak benar tentang Islam dan Nabi Muhammad."
Arnoud mengatakan, ia telah memutuskan, menggandeng perusahaan CDA yang berbasis di Kanada untuk membuat sebuah film internasional, untuk membantah prasangka yang beredar di Barat terhadap Islam dan Rasul-nya. "Saya akan menggunakan pengalaman saya memproduksi film alternatif."
Dianggap Pengkhianat
Arnoud mengaku menyesal terlibat dalam film yang mendiskreditkan Islam, sebelum berusaha mengetahui apa sesungguhnya agama itu.
Hujatan demi hujatan yang dialamatkan pada "Fitna" membuatnya tergerak mempelajari Islam, yang akhirnya menuntunnya menjadi mualaf.
Namun, keputusannya bukannya tanpa risiko. Mantan koleganya di Partai untuk Kebebasan PVV sontak marah. "Partai itu tetap dalam pendiriannya, menentang Islam dan penyebarannya ke Eropa. Beberapa dari anggotanya bahkan menganggapku pengkhianat," kata dia.
Kepada pihak-pihak yang menentangnya, Arnoud Van Doorn berpesan, "izinkan aku mengatakan, ini adalah keputusan pribadi saya. Dan saya tak akan menyerahkan kehidupan baru saya dalam Islam," kata dia. Karena bagi Arnoud, adalah hak setiap orang memilih agama dan kepercayaan.
Dia menambahkan, di situs jejaring sosial, ada banyak komentar antagonis dan kebencian atas putusannya itu. "Itu muncul dari ketidaktahuan, prasangka, dan permusuhan terhadap Islam dan muslim." Di sisi lain, ia berterima kasih semua orang yang mendukungnya.
Arnoud mengungkap, di depan makam Nabi Muhammad, ia juga berjanji untuk menyebarkan pesan sejati Rasulullah: damai. Dan berjuang untuk mendorong perdamaian dan hubungan yang harmonis antara orang-orang di seluruh dunia -- tak pandang agama dan latar belakang.

Kamis, 18 April 2013

Bajak Truk Kontainer & Bawa Senjata Tajam, Belasan Pelajar Diamankan

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم


Prins David Saut - detikNews

Jakarta - Perayaan berakhirnya ujian nasional (UN) ternyata dilakukan oleh belasan pelajar di Penjaringan, Jakut dengan tindakan negatif. Selain corat-coret seragam dan membajak truk kontainer, mereka juga kedapatan membawa senjata tajam.

"Mereka kita berhentikan saat berkonvoi naik sepeda motor dan menyetop lalu naik di atas truk kontainer," kata Kapolsek Penjaringan AKBP Aries Syahbudin saat dihubungi, Kamis (18/4/2013).

Dengan pakaian seragam yang penuh coretan ternyata belasan pelajar ini sebagian membawa senjata tajam di tas mereka. Aksi konvoi mereka juga meresahkan para pengguna jalan lainnya, selain membuat kemacetan.

"Razia ini kita libatkan guru, untuk meminimalisir terjadinya tawuran antar pelajar. Kita sendiri memeriksa saat mereka bubar dan berkumpul di tengah jalan," ujar Aries.

Belasan pelajar yang diamankan ini didapat dari kawasan Jalan Bakti, Jalan Pluit Raya, Jalan Gedong Panjang, dan Jalan Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara. Polisi lalu mendata belasan pelajar tersebut dan akan memproses pelajar membawa senjata tajam.

"Kita masih melakukan pemeriksaan. Bagi mereka yang jelas-jelas bawa sajam akan kita proses sesuai hukum yang berlaku," tutup Aries.

Selasa, 16 April 2013

Harapan Lulus ujian Setipis Lembar Jawaban

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

agung Pambudhy (detikcom)
"Habis, lembar jawabannya tipis gitu. Ngehapusjawaban salah kan jadi lama, takut bolong atau sobek," Yoga Setiawan, pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Semarang, Jawa Tengah, waswas dengan nilai ujian nasional yang dihadapinya. Kekhawatiran Yoga bukan pada sulitnya soal ujian, melainkan pada lembar jawaban yang terlalu tipis. "Habis, lembar jawabannya tipis gitu. Ngehapusjawaban salah kan jadi lama, takut bolong atau sobek," katanya setelah melaksanakan ujian nasional bahasa Indonesia kemarin. Yoga mengaku tidak kha-watir dengan soal yang diberikan. Dia mengatakan soal-soal itu tak jauh ber-beda dengan latihan yang dilakukan sebelum ujian. Tipisnya kertas lembar jawa-banlah yang justru mem-buatnya tertekan. "Yang jelas, tadi pagi menegang-kan banget. Apalagi selesai ngerjainsoalnya tepat sebelum 5 menit bel selesai ber-bunyi," katanya.
Yoga tak ingin belajar keras-nya selama ini untuk meng-hadapi ujian menjadi sia-sia karena kualitas kertas lem-bar jawaban yang buruk. Dia khawatir lembar jawaban itu tak bisa dipindai dengan baik karena kurang bersih ketika dia menghapus jawaban yang salah. “Semoga bisa lulus, amin,” katanya.
Kualitas kertas lembar jawaban yang tipis ternya-ta banyak dikeluhkan siswa lainnya. Keluhan itu sampai ke Kementerian Pendidik-an dan Kebudayaan. Anggo-ta Badan Standar Nasional Pendidikan Kementerian Pendidikan, Teuku Ramli Zakaria, meminta para siswa tak khawatir dengan lembar jawaban itu. Dia mengata-kan lembar itu akan dipindai secara khusus.
"Ada laporan lembar jawaban kurang baik dan, ketika menghapus jawaban yang salah, kertas menjadi bolong. Kalau ada lembar jawaban seperti ini, nanti akan dipindai khusus oleh tim dari universitas," kata Teuku Ramli.
Sementara itu, Inspek-tur IV Inspektorat Jende-ral Kementerian Pendidikan Amin Priatna mengatakan pihaknya telah mempersi-apkan pelaksanaan ujian nasional dengan optimal. 
Belum ada laporan menge-nai kecurangan peser-ta ujian nasional pada hari pertama. Amin mengakui adanya keluhan mengenai lembar jawaban ujian nasio-nal. "Kami sudah all out melakukan persiapan, tapi ya kita harus maklumlah. Jika lembar jawaban kuali-tasnya hanya satu-dua yang jelek, ya wajarlah," katanya.
indra Subagja 

Jumat, 12 April 2013

Tunjangan Profesi Terancam Terlambat

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

SUARA MERDEKA.com
JAKARTA - Proses pencairan tunjangan profesi guru sepertinya akan mengalami keterlambatan. Hal itu terjadi karena Surat Keputusan (SK) Pencairan Tunjangan Profesi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan belum turun. “Kami kirimkan surat (ke Mendikbud) berdasarkan pengaduan bahwa suang sertifikasi sudah ada di daerah tapi tidak bisa dibagikan karena surat keputusan dari dirjen belum turun,” ungkap Ketua Umum PB PGRI Sulistiyo, di Jakarta, kemarin. Menurutnya, tunjangan profesi baru bisa disalurkan kepada guru yang berhak menerima setelah pemerintah daerah menerima surat perintah pencairan dari direktorat jendral di Kemdikbud. Anggaran tunjangan profesi adalah dana transfer yang dikirim langsung oleh Kementerian Keuangan ke kas daerah. “Penerbitan SK pencairan sangat terlambat. Karena itu, kami mendesak untuk segera diterbitkan,” tegasnya. Menurutnya, jika SK tersebut tidak segera diterbitkan oleh pemerintah, guru akan sangat dirugikan. Sebab, tunjangan profesi merupakan hak para guru yang telah mendapatkan sertifikat profesi dan memenuhi persyaratan mengajar 24 jam dalam satu minggu. Preseden Buruk Jika hal tersebut terus berulang setiap tahunnya maka akan menjadi preseden buruk. Pemerintah kerap menyalahkan pemerintah daerah jika segala tugas yang menjadi tanggung jawab daerah terabaikan atau terlambat. “Menteri sering tidak tahu kalau keterlambatan itu juga bersumber dari pihak kementerian,” kata Sulistiyo. Menurutnya, keterlambatan itu juga terjadi karena kisruhnya pendataan data pokok pendidikan (dapodik). Sebab, tunjangan profesi untuk guru jenjang pendidikan dasar (dikdas) menggunakan dapodik. Namun dapodik guru dikdas belum sesuai dengan kenyataan yang ada di lapangan. Sementara itu, pendataan guru jenjang pendidikan menengah saat ini masih dilakukan secara manual. “Kami sudah komunikasikan dengan dirjen, keterlambatan itu juga karena dapodik,” ungkap Sulistiyo. Sementara itu, ketika dimintai konfirmasi tentang keterlambatan tunjangan tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mangaku belum dapat memastikannya. “Seharusnya sudah (terbit), tapi nanti saya cek lagi,” jawab Nuh. (K32-60)

Rabu, 27 Maret 2013

Visual illusions

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم










Senin, 25 Maret 2013

Tunjangan Profesi Langsung ke Rekening Guru

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

SEMARANG, suaramerdeka.com - Mulai tahun 2013 ini penyaluran dana tunjangan profesi atau sertifikasi langsung masuk ke rekening masing-masing guru. Kebijakan itu diputuskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) saat raker dengan Komisi X DPR RI, belum lama ini.
Putusan tersebut disambut baik oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jawa Tengah karena selama ini banyak permasalahan dengan penyaluran tunjangan tersebut. Adapun selama ini penyaluran tunjangan sertifikasi diserahkan ke pemerintah kabupaten/kota.
Sekretaris Umum PGRI Jateng, Dr Muhdi mengatakan, meski belum bisa ditransfer setiap bulan ke rekening guru bersama gaji namun ini langkah yang baik untuk perbaikan sistem penyaluran tunjangan sertifikasi. "Paling tidak dengan sistem atau cara ini akan lebih efektif dan tidak lagi terjadi keterlambatan serta pemotongan dana yang harus diterima oleh guru," ungkapnya, Senin (11/2).
Rektor IKIP PGRI Semarang ini lebih lanjut berharap, ke depannya pemerintah terus meningkatkan mekanisme sistem pembayaran tunjangan profesi atau sertifikasi guru yang melekat pada gaji dan dilakukan setiap bulannya.
Pada tahun 2013 ini tunjangan sertifikasi triwulan pertama akan disalurkan dari pusat ke rekening guru pada bulan April mendatang. Selain tunjangan profesi atau sertifikasi, Mendikbud juga mengambil alih penyaluran dana lainnya dengan sistem langsung ke rekening guru pada tunjangan fungsional non PNS. Kemudian, tunjangan khusus bagi guru di daerah terpencil dan tertinggal, dan tunjangan kualifikasi bagi guru yang melanjutkan ke DIV atau S1.

Kamis, 21 Maret 2013

Pemda Berperan Penting dalam Penerapan Kurikulum 2013

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

PONTIANAK, KOMPAS.com — Keberhasilan kurikulum baru yang akan diterapkan pada pertengahan Juli mendatang juga tergantung pada peran pemerintah daerah (Pemda). Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Golongan Karya, Zul Fadhli, mengatakan bahwa pemda harus mempersiapkan dengan baik jelang penerapan kurikulum baru ini.

Pasalnya, masalah guru dan distribusi buku kurikulum baru ini harus dijamin juga oleh pemda agar berjalan baik dan sesuai dengan arahan pusat. Tanpa peran pemda yang baik, kurikulum baru tidak akan berjalan optimal.

"Penentu keberhasilan adalah peran pemda. Pemda harus menjamin kesiapan guru saat dilatih, dan distribusi buku gratis benar-benar harus sampai pada siswa dan guru," kata Zul saat mendampingi menteri pendidikan dan kebudayaan pada Sosialisasi Kurikulum 2013 di Hotel Mahkota, Pontianak, Minggu (10/3/2013).

Ia juga menambahkan bahwa perubahan kurikulum ini merupakan sebuah terobosan besar yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Meski membuat banyak pihak tercengang dan menimbulkan banyak kontroversi, tetapi revisi kurikulum memang diperlukan mengingat posisi pendidikan Indonesia saat ini dalam keadaan tertinggal.

"Kalau ibarat lomba lari, tidak bisa dengan lari biasa. Kita harus melakukan lompatan yang besar dan memang sudah saatnya melakukan perubahan besar," jelas Zul.

Untuk mempersiapkan berbagai pihak dalam menyambut perubahan besar ini, langkah yang harus dilakukan adalah sosialisasi secara berkala. Pasalnya dengan sosialisasi yang rutin, pihak yang akan menjadi elemen penentu keberhasilan kurikulum baru ini dapat lebih paham.

"Kita pahami perubahan kurikulum ini pasti ada resistensi. Apalagi waktu pelaksanaannya sangat dekat. Tapi ternyata setelah sosialisasi, terjadi perubahan sikap dan pandangan," ungkap Zul.

"Dengan demikian, jangan lelah untuk terus sosialisasi karena ini harus dikembangkan di semua wilayah agar para guru siap," tandasnya,

Kalbar siap

Saat Mendikbud M Nuh melakukan sosialisasi Kurikulum 2013 di Pontianak, Kalbar, Wakil Gubernur Kalimantan Barat Christiandy Sanjaya menyatakan kesiapan daerahnya untuk menjalankan kurikulum baru pada Juli mendatang. Christiandy mengaku memahami perubahan kurikulum yang digagas oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan karena kurikulum memang selalu mengalami pembaharuan sejak zaman kemerdekaan.

"Perubahan ini wajar terjadi. Setidaknya ada empat hal yang membuat kurikulum ini berubah dan pendidikan harus dikembangkan," katanya.

Dari empat hal tersebut, yang pertama menjadi alasan dari perubahan kurikulum adalah tantangan masa depan yang meliputi masalah lingkungan hidup dan kemajuan teknologi. Alasan kedua adalah kompetisi masa depan yang mencakup kemampuan komunikasi, kemampuan bersikap kritis, dan toleransi terhadap pandangan berbeda. Alasan ketiga adalah permasalahan sosial yang mengemuka, dan alasan keempat adalah untuk membuktikan perspektif pendidikan tidak hanya memberatkan sisi kognitif saja.

Berdasarkan empat hal tersebut, Christiandy menegaskan Kalbar mendukung penuh penerapan Kurikulum 2013 dan akan segera berkoordinasi dengan seluruh Kepala Dinas Pendidikan se-Kalimantan Barat untuk menjalankan kurikulum baru ini. Dengan koordinasi yang akan dilaksanakan tersebut, diharapkan kesiapan pelaksanaan kurikulum baru akan terjamin dan tidak mengalami kendala.

"Saya minta pada semua Kepala Dinas Pendidikan dan juga para guru untuk berpartisipasi aktif dalam menerapkan kurikulum ini. Kita beruntung yang menjelaskan kurikulum ini langsung dari menteri," tandasnya.


Editor :
Caroline Damanik